Ori, OEM, KW, Aftermarket apa bedanya?

Share to

  • 38
    Shares

ORI-OEM-KW-AFTERMARKET

Daftar Isi

Dalam perdagangan gadget dan fashion kita kerap mendengar istilah produk ori, KW, OEM ataupun aftermarket. Hal yang sama juga berlaku dalam dunia otomotif tepatnya dalam perdagangan sparepart. Sebenarnya apa sih maksud dari istilah-istilah tersebut?

Perbedaan Produk Ori, OEM, KW dan Aftermarket

Meski saling berbeda, tidak banyak orang yang benar-benar mengerti apa sebenarnya pembeda dari ketiga jenis produk berikut. Oleh sebabnya, sering ada miskomunikasi antara penjual dan pembeli karena bahkan penjual sendiri tidak benar-benar mengetahui kualitas barang dagangannya. Berikut adalah penjelasan mengenai produk iori, KW, OEM dan Aftermarket.

1. Produk ori (asli atau genuine)

Merupakan produk yang diproduksi, didistribusikan dan dijual langsung atas nama suatu brand (merk) tertentu. Meskipun demikian, terkadang suatu brand tidak secara langsung menjadi produsen dari produknya melainkan ada kerjasama dengan pihak luar. Keunggulan produk asli atau original adalah kualitas yang terjamin karena pasti telah melalui quality control dan lulus uji kelayakan dari brand-nya sebelum dilepas ke pasaran.

Namun, sebanding dengan kualitas tersebut, harga yang harus dikeluarkan untuk sebuah produk original relatif mahal. Hal tersebut disebabkan proses distribusi, pemasaran, serta pajak juga menambah harga jual produk tersebut. Selain itu, suatu brand akan menetapkan harga resmi untuk produknya sehingga penjualan dengan metode tawar-menawar tidak akan berlaku.

Sebagai contohnya, kita sebut saja merk mobil Honda. Yang dimaksud sparepart ori Honda adalah suku cadang yang punya lisensi Honda dimana produk ini diproduksi dibawah standard pengawasan Honda.

Kualitasnya bagaimana?

Jelas terjamin karena ini adalah barang bawaan perusahaan mobil itu sendiri.

Apakah ada garansi?

Tentu ada jika kamu beli sparepart ini di service center resmi Honda (syarat dan ketentuan berlaku).

2. OEM (Original Equipment Manufacturer)

OEM (Original Equipment Manufacturer) merupakan suatu perusahaan yang merancang dan memproduksi suatu barang lalu menjualnya kepada perusahaan lain untuk dijadikan sebagai produk brand tertentu. Dengan kata lain OEM adalah perusahaan yang memproduksi barang untuk kemudian didistribusikan dan dipasarkan dengan nama brand dari perusahaan lain. Dalam bahasa Indonesia, OEM disebut dengan Produsen Peralatan Asli. Barang yang diproduksi oleh OEM pada dasarnya adalah barang asli, hanya saja belum memiliki sentuhan brand tertentu misalnya logo.

Selain OEM, ada pula yang disebut dengan ODM (Original Design Manufacturer). Perusahaan ODM biasanya merupakan perusahaan produksi suatu brand tertentu dengan spesifikasi dan kualitas yang sudah ditentukan oleh brand tersebut. Sementara barang ODM biasanya memiliki spesifikasi sendiri dari perusahaan produsen.

3. KW (Kwalitas atau Kualitas)

Istilah ini kerap diidentikkan dengan barang “palsu” karena secara teknis memang bukan dibuat atas permintaan suatu brand tertentu dan tidak dikerjakan produsen yang sama dengan barang asli. Barang KW biasanya dibuat dengan konsep meniru barang asli namun dengan menggunakan bahan dengan kualitas yang lebih rendah dan lebih murah. Di pasaran, barang tiruan ini akan ditemui memiliki nama brand atau logo yang sama dengan produk yang ditiru. Oleh karena itulah banyak orang menganggap barang tiruan buruk dan pasti memiliki kualitas yang rendah.

Namun, tidak semua barang tiruan memiliki kualitas yang buruk karena terdapat berbagai level kualitas (kw). Kamu mungkin pernah mendengar sebutan kw premium, kw super atau kw 1, 2, 3 dst. Beberapa barang tiruan dibuat dengan kualitas yang sama baiknya dengan barang asli, hanya saja tidak melalui quality control dari brand tertentu sehingga dapat ditemui dipasaran dengan harga lebih murah. Selain itu, barang tiruan jenis ini juga tidak mengalami proses pemasaran dan periklanan seperti barang asli sehingga akan sangat memangkas biaya produksinya.

Dalam dunia otomotif, baik itu produk asli, OEM maupun KW tersedia di pasaran. Onderdil asli bisa kamu dapatkan di distributor resmi atau dealer resmi merek kendaraan tertentu. Sementara untuk produk OEM dan KW dapat kamu temui lebih luas di toko-toko sparepart. Produk original di dealer resmi biasanya memiliki harga yang lebih mahal, sebagai alternatif kamu juga bisa mendapatkan produk original di toko-toko sparepart terpercaya, seperti Bravo Motor.

4. Aftermarket

Suku cadang aftermarket adalah suku cadang yang tidak dibuat oleh perusahaan OEM. Sebagian besar beranggapan bahwa aftermarket sama dengan KW. Memang sebenarnya sparepart aftermarket yang sangat bagus sangatlah mirip bentuk fisik dan fungsinya dengan barang ori. Onderdil aftermarket satu bisa jadi bentuk fisiknya agak sedikit berbeda dengan aftermarket lain walaupun mereka punya fungsi yang sama.

Tentunya barang aftermarket tidak ada asuransi dari pabriknya. Kalaupun ada biasanya toko retail lah yang memberikan asuransi itu.

Kendaraanmu rusak dan ada onderdil yang butuh diganti? Langsung ke Bravo Motor aja yuk!

Segera Hubungi Bravo Motor di nomor telepon (031) 5324508 atau email di [email protected].

Kamu juga dapat langsung mengunjungi alamat berikut setiap Senin-Sabtu pada jam 09.00-17.00 WIB

4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Post Terbaru

Apa itu Nomor VIN?

Nomor rangka atau nomor VIN adalah DNA dari mobil dimana nomor ini sangat penting untuk beli parts ataupun urusan legal hukum. Penasaran cara baca nomor VIN?

Baca Lebih »