Siapa Bilang Naik Mobil Pribadi Pasti Aman dari Korona?

Share to

  • 2
    Shares

Naik Mobil Pribadi Pasti Aman dari Korona

Daftar Isi

Saat ini wabah penyakit Korona telah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia, pastinya kamu mau dong bebas Korona saat naik mobil pribadi? Meski keadaan saat ini sedang tidak baik-baik saja, tapi ada setumpuk aktifitas yang harus tetap dilakukan termasuk berangkat kerja ke kantor atau meeting dengan klien di luar kota dengan kendaraan pribadi.

Meski kamu tahu naik transportasi umum bisa mengurangi macet di Surabaya, akan tetapi, di musim wabah Korona seperti sekarang ini, mungkin kamu akan lebih memilih mengendarai kendaraan pribadi karena kebersihannya bisa kamu pastikan sendiri. Siapa bilang Naik Mobil Pribadi Pasti Aman dari Korona? Well, memang naik mobil pribadi bagus sih, tapi jangan lupa ya untuk memastikan kondisi mesin dan spare part mobil milikmu dalam keadaan terbaiknya. Sehingga tidak ada tempat nyaman buat Korona.

Soalnya, jika mobil terlihat bersih tapi mesin bermasalah, yaudah mogok dan mau nggak mau harus naik kendaraan umum lagi. Maka dari itu, kalau mau bebas Korona naik mobil pribadi, ada baiknya kamu melakukan pengecekan pada kondisi mesin dan spare part yang ada di mobil supaya mobilmu terawat dengan baik dari segi performa mesin dan kebersihan interiornya juga biar kamu sehat.

Penasaran apa aja yang harus kamu lakukan agar mobilmu aman terbebas dari mogok biar nggak harus naik transportasi umum yang rentan dengan virus Korona? Yuk disimak ulasannya.

7 Hal Yang Harus Dipersiapkan Agar Naik Mobil Pribadi Pasti Aman dari Korona

Well aman di sini bukan melulu berati aman tanpa risiko tertular Korona lho; aman di sini adalah kamu tidak harus naik mobil angkutan umum gara-gara mobil pribadi milikmu mogok. Maka dari itu, ada 7 kali pengecekan pada spare part mobil sehingga kamu tahu kondisi mobil terkini. Langsung saja, kita bahas poin pertama lewat penjelasan dibawah ini;

1. Cek Kolong Mobil Pribadi Milikmu

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah cek kolong mobil. Pastikan tidak ada cairan bocor yang menetes. Bila ternyata ada cairan bocor yang menetes, biasanya cairan ini berasal dari system steering, pengereman, atau radiator.

Bagian kolong mobil merupakan tempat yang sangat rentan terkena kotoran, debu, dan kuman yang menyertainya. Oleh karena itu, rajin-rajinlah membersihkannya dengan cara melakukan steam mobil sehingga bagian kolong mobil juga ikut dibersihkan. Dengan begitu, virus Korona tidak bisa menempel pada bagian kolong mobil.

2. Periksa Kondisi Ban Mobil

Hal kedua yang harus kamu lakukan adalah memeriksa kondisi ban mobil milikmu. Cek keempat ban mobilmu, apakah ban kempes? Apakah tekanan udara ban cukup? Bila kapasitas udaranya kurang, kamu bisa mengisi angin dengan nitrogen agar mobil bisa melaju dengan performa terbaiknya.

Sepele tapi krusial memang, kalau ban mobil bermasalah. Maka bukan tidak mungkin resiko kecelakaan dijalan meningkat. Oleh karena itu, selalu pastikan kondisi ban dalam keadaan terbaik.

Saat bepergian jauh, sudah lazim rasanya kalau semua pengendara termasuk kamu menyediakan ban serop atau cadangan dalam jumlah satu atau dua. Hal ini dilakukan demi mengatasi masalah ban bocor ditengah jalan tapi tidak ada bengkel yang menyediakan spare part mobil terdekat saat itu.

Pencegahan memang baik, tapi jangan lupa untuk memastikan kebersihan ban seropnya ya, karena virus Korona mudah menempel pada permukaan spare part ban serop mobil, bila terjadi kontak dengan manusia, virusnya bisa beralih ke pengemudi. Tentu kamu tidak ingin hal ini, terjadi, bukan? Maka dari itu, bersihkan ban seropnya terlebih dahulu baru masukan ke bagasi mobil belakang.

3. Cek Fungsi Lampu Depan Dan Belakang Mobil

Bagian ketiga, kamu harus memastikan lampu mobil berfungsi dengan baik. Lampu apa saja yang penting untuk diperiksa kinerjanya? Kamu bisa mengecek lampu rem, lampu mundur, dan lampu sein. Cek kondisi ketiga lampu ini pada bagian depan dan belakang mobil.

Jika salah satu lampu bermasalah, hal ini bisa mengganggu pengalaman berkendara ketika di malam hari. Pengemudi di belakangmu bisa saja tidak tahu kalau kamu ingin berbelok ke kanan atau berhenti apabila lampu mobilmu rusak.

Pastikan lampu mobil tidak tertutupi debu menumpuk, di musim penyakit seperti wabah Korona sekarang ini, mudah sekali virus ini menempel di dalam debu yang menempel pada lampu mobil. Bila kamu menemukan debu pada bagian lampu, langsung bersihkan.

4. Bersihkan Kaca Dan Cermin Mobil Kamu

Selama mengemudi, kamu pasti membutuhkan bantuan kaca spion untuk melihat keadaan di belakang mobilmu. Bila kaca mobil kotor, bersihkan terlebih dahulu agar pandanganmu tidak terganggu.

Bila kamu sudah membersihkan kaca spion dan cermin mobil, kamu bisa mengetahui kondisi jalan di belakangmu, kalau sepi, kamu bisa menyalip mobil di depanmu dengan aman dan tenang. Begitupun sebaliknya, bila arus kendaraan di belakang sedang ramai, kamu bisa mengetahuinya hanya dengan mengecek kaca spion mobil.

Pastikan kaca mobil depan, samping, dan belakang dalam keadaan bersih agar kamu bebas Korona naik mobil pribadimu. Karena virus sangat mudah sekali menempel di kaca mobil.

5. Cek Kondisi Jok Mobil Kamu

Hal kelima yang harus kamu lakukan adalah mengecek keadaan jok mobil baik itu jok depan dan jok belakang mobil. Demi kenyamanan saat berkendara, ada baiknya kamu mengecek kondisinya apakah masih baik? Apakah cover jok sudah banyak mengelupas, berlubang, dan tidak nyaman saat di duduki? Bila hal ini terjadi, segera ganti cover jok mobil milikmu dengan yang baru.

Manfaatnya, kamu bisa berkendara dengan aman dan nyaman, kulit jok asli terlindungi dengan baik, dan mudah dibersihkan. Poin ketiga ini yang menjadi acuan penting. Pasalnya, bila kamu tetap mempertahankan cover jok lama yang sudah rusak, kemungkinan susah untuk dibersihkan. Kuman, virus, dan bakteri akan mudah menempel di jok cover yang rusak, berbeda bila kamu menggantinya, kemungkinan virus Korona menempel di cover jok yang bagus sangat kecil.

6. Periksa Kondisi Aki Mobil

Langkah keenam, kamu bisa memeriksa keadaan aki mobil, apakah aki mobilmu keadaaannya masih baik atau sudah soak? Bila aki mobil soak, mesin mobilmu bisa mogok, nggak mau nyala, klakson mati, ECU tidak berfungsi, dan sensor-sensor lainnya dalam mobil berhenti seketika.

Kalau sudah begini, mau nggak mau kamu harus naik kendaraan umum. Bepergian dengan kendaraan umum selain memakan waktu lebih lama, kebersihan kendaraannya pun tidak terjamin, lebih baik kamu melakukan perawatan pada aki mobil atau menggantinya dengan yang baru supaya kamu bisa bebas Korona naik mobil pribadi.

7. Periksa dan Bersihkan Filter Udara Mobil

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan untuk memastikan mobilmu aman adalah memeriksa dan membersihkan penyaring filter udara mobil. Spare part ini harus rutin kamu bersihkan karena fungsinya bisa mempengaruhi efisiensi penggunaan bahan bakar serta mempengaruhi performa mesin mobil.

Terimakasih telah membaca artikel dengan judul: “Siapa bilang Naik Mobil Pribadi Pasti Aman dari Korona” – Semoga setelah membaca artikel ini kamu bisa merawat bagian spare part mobil yang penting supaya kamu bisa beraktifitas dengan mengendarai mobil pribadi sehingga terhindar dari tempat umum yang rentan terjadi kontak fisik dengan virus Korona. Yuk buang khawatir bebas corona naik mobil pribadi mulai dari sekarang.

8. Bonus Tips

Terbawa kebiasaan orang-orang Taiwan, hal yang satu ini bisa meminimalkan risiko terjangkit Korona: Membawa cairan alkohol 75% di kantongmu dalam botol siap semprot. Setiap keluar masuk mobil, segera semprotkan alkohol di driving wheel kamu dan segala interior dan gagang pintu dalam mobil kamu.

Bravo Motor menyediakan berbagai spare part mobil Honda terhandal dengan harga murah. Pastikan spare part mobil kamu aman dan robust sebelum bepergian. Ingat, jika sampai mobil pribadi kamu mogok, kamu pasti butuh orang lain datang menolong kamu dimana chance kamu terlular makin tinggi (semakin tidak berkontak dengan orang lain semakin baik).

Hubungi Bravo Motor di 031-5324508 atau WhatsApp kami di bagian bawah halaman ini!

Post Terbaru

Apa itu Nomor VIN?

Nomor rangka atau nomor VIN adalah DNA dari mobil dimana nomor ini sangat penting untuk beli parts ataupun urusan legal hukum. Penasaran cara baca nomor VIN?

Baca Lebih »