5 Tips Harga Mobil Bekas Honda Tetap Stabil

Share to

  • 24
    Shares

5 Tips Harga Mobil Bekas Honda Tetap Stabil

Daftar Isi

Hampir bisa dipastikan kalau harga mobil bekas Honda saat dijual pasti mengalami penurunan. Tapi bukan berarti tidak ada cara untuk mencegah harga mobil bekas Honda terjun bebas, solusinya adalah mengganti sparepart penting agar performa mobil bekas Honda milikmu bisa digunakan berkendara dengan nyaman, aman, dan dalam kondisi terbaiknya sehingga customer tidak akan sungkan membeli dengan harga berapapun. Penasaran 5 sparepart apa saja yang harus diganti agar mobil bekasmu terjual mahal? Yuk disimak ulasannya.

1. Ganti Busi Mobil Bekas Honda Milikmu

Bila kamu sudah mengendarai mobilmu dengan jarak minimal 20.000 km dan maksimal 50.000 km, kamu harus mengganti sparepart busi pada mobil bekas Honda milikmu. Kenapa demikian? Jawabannya mudah saja, busi merupakan sparepart mobil yang berfungsi untuk memantik api supaya terjadi proses pembakaran di dalam mesin sehingga mobil bisa hidup dan berjalan dengan semestinya.

Bila kamu ingin menjual mobil bekas, ada baiknya, kamu mengganti sparepart busi mobil terlebih dahulu sebelum dijual agar harganya tidak terjun bebas. Busi yang bermasalah bisa mengakibatkan mesin tidak bertenaga, tidak seimbang, atau bahkan kemungkinan terburuknya adalah mesin mobil mati di tengah jalan. Tentu kamu tidak ingin membahayakan calon konsumen potensial yang akan membeli mobil bekas Honda milikmu, bukan?

Jadi, bila kamu mengganti sparepart ini, konsumen senang karena mobil bisa berjalan dengan baik, kamu pun bisa memasang harga mobil bekas Hondanya dengan rate yang lebih tinggi.

2. Ganti Aki Mobil Bekas Milikmu

Apapun brand mobil milikmu, bila umur sparepart aki mobil sudah berumur, misalnya saja 2 tahun hingga 3 tahun, ada baiknya kamu mengganti sparepart bagian ini. Pasalnya, sparepart ini memiliki fungsi penting agar mobil bisa digunakan.

Biasanya bila aki bermasalah, saat kamu mau start, mobil tidak mau menyala. Kenapa hal ini bisa terjadi? Penjelasan mudahnya seperti ini; dynamo ampere merupakan dynamo yang digerakkan dari putaran mesin yang menggunakan belt. Jadi kalau mesin bergerak, dinamo ini memanfaatkan putaran jadi sumber listrik.

Terus apa hubungannya dengan aki? Ada kok hubungannya, Lanjut lagi ya penjelasannya, aliran listrik yang dihasilkan oleh dynamo ampere ini disimpan di aki. Salah satu fungsi aliran listrik itu diperuntukkan pada dynamo starter yang fungsinya memutar mesin. Bila kasus yang terjadi pada mobil bekas sparepart aki-nya sudah soak, maka aki tidak dapat menyimpan dan mengalirkan suplai listrik ke dynamo starter.

Terus apa hubungannya dengan aki? Ada kok hubungannya, Lanjut lagi ya penjelasannya, aliran listrik yang dihasilkan oleh dynamo ampere ini disimpan di aki. Salah satu fungsi aliran listrik itu diperuntukkan pada dynamo starter yang fungsinya memutar mesin. Bila kasus yang terjadi pada mobil bekas sparepart aki-nya sudah soak, maka aki tidak dapat menyimpan dan mengalirkan suplai listrik ke dynamo starter.

So, kalau aki-nya soak, meski kamu coba starter mobil ada suaranya, tapi mesin nggak akan jalan bahkan klakson dan lampu mobil bisa tidak berfungsi.

Padahal yang bermasalah satu sparepart, tapi bisa berakibat ke banyak fitur mobil ya? Sebenarnya, masih ada lagi dampak aki soak pada performa mobil, khususnya mobil modern saat ini, misalnya saja kamu membeli mobil Honda yang memiliki sistem engine control unit (ECU) atau komputer mobil. Bila aki soak, ECU mobil tidak bisa memberikan suplai listrik untuk aliran bahan bakar ke injektor, dan semua system sensor yang ada di mobil.

Oleh karena itu, bila kamu memutuskan ingin menjual mobil bekas Honda milikmu dengan harga yang stabil, ada baiknya mengganti aki dengan yang baru dan bagus. Jadi, konsumen yang ingin membeli mobil bekas keluaran brand Honda milikmu, ia hanya tinggal mengeluarkan bujet untuk membeli mobil bekasnya aja tanpa harus keluar uang untuk after sales service.

3. Ganti Kampas Rem Mobil Bekasmu Agar Terhindar Dari Bahaya

Selain mengganti sparepart busi dan aki, sparepart selanjutnya yang harus kamu ganti bila berniat menjual mobil bekas adalah mengganti kampas rem.

Kalau mesin oke, aliran listrik oke, tapi kampas rem bermasalah, saat kamu berkendara dengan kecepatan tinggi sudah bisa dipastikan apa yang akan terjadi selanjutnya, ya, mobilmu bisa menabrak pengendara lain. Kalau pun tidak menabrak pengendara lain, bisa saja kamu menabrak pejalan kaki atau pembatas jalan.

Kapan sih kamu harus mengganti kampas rem? Biasanya, kalau kamu sering menggunakan mobil untuk kegiatan keseharian, baik itu untuk berangkat kerja, sekolah, atau sekedar jalan-jalan, lama kelamaan kampas rem akan jadi aus. Saat kampas rem aus, segeralah menggantinya.

Dengan mengganti kampas rem, meski hal ini terbilang sepele dan pengeluarannya kecil, kalau tidak menggantinya, pembeli bisa saja batal membeli karena sayang dengan keselamatannya. Berbeda bila kamu sudah mengganti sparepart bagian ini, pembeli bisa yakin mobilnya aman dikendarai, sehingga proses negosiasi harga mobil bekas Honda kamu tidak terjun bebas.

4. Ganti Kampas Kopling Mobil Bekas Honda Milikimu

Kalau kamu pemilik mobil Honda non-matic alias manual, mobil milikmu pasti memiliki kampas kopling atau sering disebut juga clutch disk. Kampas kopling merupakan piringan yang berperan penting dalam system pemindah daya. Sparepart ini memudahkan mobil dalam menyalurkan tenaga dari mesin ke transmisi. Dengan begitu, mobil bisa digunakan untuk menempuh perjalanan secara aman dan nyaman.

Oleh karena itu, sebelum menjual mobil bekas Honda milikmu, ada baiknya kamu sebagai pemilik lama mengetahui ciri-ciri atau tanda kampas kopling mobil habis. Tanda pertama adalah akselerasi lemah, bila mobil mengalami hal ini, berarti kampas kopling mobil habis sehingga alih-alih mobil melaju, yang ada mobil hanya akan meraung keras dan diam di tempat. Bila kamu sedang berkendara di daerah puncak yang penuh tanjakan, tentu hal ini bisa membahayakan pengendara di belakangmu.

Tanda kedua, bau gosong. Tanda kampas kopling mobil habis lainnya adalah munculnya bau gosong yang ditimbulkan dari kampas kopling yang hangus. Tanda ketiga, pindah gigi terasa keras, Terakhir, jarak injak pedal terasa lebih pendek.

Oleh karena itu, ada baiknya kamu mengganti kampas kopling mobil milikmu supaya calon buyer yang hendak membeli mobil bekas milikmu keselamatannya terjamin dan mau membayar mobil dengan harga yang tinggi.

5. Ganti Filter Mobil Bekas Honda Kamu

Sparepart terakhir yang tak kalah penting untuk kamu ganti agar harga mobil bekas Honda milikmu tidak terjun bebas adalah sparepart filter.

Ada banyak jenis filter yang terdapat di dalam mobil seperti filter udara, filter bahan bakar, dan filter oli. Jika filter rusak akan berdampak pada performa mobil saat digunakan berkendara jarak dekat maupun jauh. Bila filter mobil rusak, sebagai contoh; filter udaranya bermasalah, tarikan mesin berkurang, bahan bakar lebih boros, dan suara mesin kasar. Oleh karena itu, kamu harus mengganti sparepart filter pada mobil bekas Honda milikmu.

Jangan lupa hubungi Bravo Motor di nomor telepon (031) 5324508 atau email di [email protected] untuk menjaga harga mobil bekas kamu tetap tinggi.

Kamu juga dapat langsung mengunjungi alamat berikut setiap Senin-Sabtu pada jam 09.00-17.00 WIB

Jangan lupa bagikan artikel "5 Tips Harga Mobil Bekas Honda Tetap Stabil" ini di media sosial kamu ya!​

Post Terbaru

Apa itu Nomor VIN?

Nomor rangka atau nomor VIN adalah DNA dari mobil dimana nomor ini sangat penting untuk beli parts ataupun urusan legal hukum. Penasaran cara baca nomor VIN?

Baca Lebih »